Apa Itu Carbon Negative?
Ketika Penghilangan Karbon Lebih Besar daripada Emisi yang Dihasilkan
Kita sudah membahas beberapa istilah penting dalam dunia karbon:
Carbon Credit → Carbon Offset → Carbon Removal → Net Zero → Carbon Neutral
Sekarang kita masuk ke satu istilah yang sering terdengar semakin menarik dalam dunia bisnis dan lingkungan:
Apakah Carbon Negative berarti perusahaan tidak menghasilkan karbon sama sekali?
Apakah sama dengan Net Zero?
Apakah perusahaan cukup menanam pohon lebih banyak daripada emisinya?
Dan apakah Carbon Negative berarti perusahaan boleh menghasilkan emisi sebanyak-banyaknya selama melakukan Carbon Removal?
Jawabannya tentu tidak.
Secara sederhana, Carbon Negative menggambarkan kondisi ketika jumlah gas rumah kaca yang dikeluarkan ke atmosfer lebih kecil daripada jumlah yang berhasil dihilangkan dari atmosfer dalam batas, periode, dan metode penghitungan yang ditentukan.
Dengan kata lain:
1. Apa Arti Carbon Negative?
Mari kita mulai dengan contoh sederhana.
Sebuah perusahaan menghasilkan:
100.000 tCO₂e/tahun
Perusahaan melakukan berbagai program pengurangan emisi sehingga emisinya turun menjadi:
30.000 tCO₂e/tahun
Kemudian perusahaan melakukan Carbon Removal sebesar:
40.000 tCO₂e/tahun
Maka:30.000 − 40.000 = −10.000 tCO₂e
Hasilnya:
−10.000 tCO₂e
Secara konseptual, perusahaan tersebut berada dalam kondisi net negative emissions sebesar 10.000 tCO₂e.
Inilah gambaran sederhana dari:
Carbon Negative
2. Carbon Negative Bukan Berarti Zero Carbon
Ini merupakan kesalahpahaman yang sering terjadi.
Zero Carbon
Secara sederhana berarti:
Carbon Neutral
Berarti:
Carbon Negative
Berarti:
Gambaran sederhananya:
Zero Carbon
Emissions = 0
Carbon Neutral
Emissions − Mitigation/Compensation = 0
Carbon Negative
Emissions − Removal < 0
3. Analogi Ember Air
Kita gunakan kembali analogi yang sudah digunakan pada artikel sebelumnya.
Bayangkan atmosfer seperti sebuah ember.
Air yang masuk:
Emisi
Air yang dikeluarkan:
Carbon Removal
Carbon Neutral
Masuk:
100 liter
Keluar:
100 liter
Hasil:0
Carbon Negative
Masuk:
100 liter
Keluar:
120 liter
Hasil:
−20 liter
Artinya jumlah air di dalam ember berkurang.
Dalam konteks karbon:
Carbon Removal lebih besar daripada emisi.
4. Rumus Sederhana Carbon Negative
Secara konseptual kita dapat menggunakan rumus:
Net Emissions = Gross Emissions − Carbon Removals
Jika:
Gross Emissions = 100.000 tCO₂e
dan:
Carbon Removals = 120.000 tCO₂e
maka:
100.000 − 120.000 = −20.000 tCO₂e
Jadi:
Net Emissions = −20.000 tCO₂e
Semakin negatif angka tersebut, semakin besar jumlah net removal dibandingkan emisi.
Tetapi sekali lagi, hasil matematis negatif tidak otomatis berarti sebuah perusahaan boleh membuat klaim "Carbon Negative".
Klaim harus didasarkan pada batas sistem, metode penghitungan, kualitas removal, periode pengukuran, serta standar atau aturan yang digunakan.
5. Bagaimana Cara Menjadi Carbon Negative?
Tidak ada satu cara saja.
Secara umum terdapat dua pendekatan yang harus berjalan bersama.
Pertama:
Mengurangi Emisi
dan kemudian:
Kedua:
Meningkatkan Carbon Removal
Misalnya:
Perusahaan menghasilkan:
100.000 tCO₂e
↓
Melakukan dekarbonisasi
↓
Emisi turun menjadi:
30.000 tCO₂e
↓
Melakukan Carbon Removal:
40.000 tCO₂e
↓
Net Emissions:
−10.000 tCO₂e
Ini jauh lebih masuk akal dibandingkan perusahaan tetap menghasilkan:
100.000 tCO₂e
kemudian melakukan removal:
110.000 tCO₂e
hanya untuk mendapatkan angka negatif.
Prinsipnya:
6. Dari Net Zero Menuju Carbon Negative
Kita dapat menggambarkan perjalanan sebuah organisasi sebagai berikut:
Emisi Tinggi
100.000 tCO₂e
↓
Dekarbonisasi
70.000
↓
Dekarbonisasi lebih lanjut
40.000
↓
Residual Emissions
20.000
↓
Carbon Removal
20.000
↓
NET ZERO
Kemudian perusahaan terus melakukan Carbon Removal:
30.000 tCO₂e
sementara emisinya:
20.000 tCO₂e
Maka:
20.000 − 30.000 = −10.000
↓
CARBON NEGATIVE
Jadi:
Namun dalam praktik klaim korporasi, istilah yang lebih tepat bisa bergantung pada standar dan kerangka yang digunakan.
7. Carbon Negative vs Net Zero
Ini perbedaan yang sangat penting.
Secara matematis:
Net Zero
Emissions = Removals
Carbon Negative
Removals > Emissions
8. Apakah Menanam Pohon Otomatis Membuat Carbon Negative?
Tidak.
Ini merupakan poin yang sangat penting.
Misalnya seseorang mengatakan:
Kita belum bisa menyimpulkan demikian.
Pertanyaan berikutnya adalah:
Tetapi:
Selain itu perlu diperhatikan:
Karena itu:
9. Hutan sebagai Carbon Removal
Hutan merupakan salah satu contoh paling mudah untuk memahami Carbon Removal.
Pohon menyerap CO₂ melalui fotosintesis.
Karbon kemudian disimpan dalam:
Batang
Cabang
Daun
Akar
Serasah
Tanah
Jika carbon stock meningkat, maka terdapat potensi Carbon Removal.
Misalnya:
Sebuah proyek restorasi hutan memiliki tambahan penyimpanan:
10 tCO₂e/ha/tahun
Jika luas proyek:
1.000 ha
maka secara teoritis:
10 × 1.000 = 10.000 tCO₂e/tahun
Tetapi angka tersebut hanya contoh perhitungan, bukan angka baku untuk semua hutan Indonesia. Nilai aktual harus ditentukan berdasarkan kondisi lokasi, jenis vegetasi, baseline, metodologi dan hasil MRV.
10. Agroforestri: Peluang Carbon Negative Berbasis Desa
Ini menjadi sangat menarik untuk Indonesia.
Bayangkan sebuah desa mengembangkan:
Agroforestri
Pertanian regeneratif
Pengelolaan sampah organik
Biochar
Energi terbarukan
Desa memiliki emisi:
5.000 tCO₂e/tahun
Kemudian:
Pengurangan EmisiEnergi terbarukan:
−1.000
Pengelolaan limbah:
−500
Efisiensi energi:
−500
Total:
−2.000
Maka residual emissions:
3.000 tCO₂e
Kemudian desa memiliki:
Carbon Removal
Agroforestri:
2.000 tCO₂e
Biochar:
1.500 tCO₂e
Total:
3.500 tCO₂e
Maka:
3.000 − 3.500 = −500 tCO₂e
Secara konseptual:
Desa memiliki net removal 500 tCO₂e/tahun.
Inilah salah satu arah pengembangan konsep:
Carbon Negative Village
11. Carbon Negative dan Ekonomi Desa
Konsep Carbon Negative menjadi menarik karena Carbon Removal tidak harus berdiri sendiri.
Kegiatan yang sama dapat menghasilkan:
Manfaat Lingkungan
Carbon Removal
Manfaat Ekonomi
Pendapatan dari hasil pertanian
hasil hutan
biochar
energi
pakan ternak
kompos
Manfaat Sosial
lapangan kerja
peningkatan pendapatan
ketahanan pangan
pemberdayaan masyarakat
Dengan demikian:
12. Bagaimana dengan Sampah Organik?
Pengelolaan sampah organik juga dapat menjadi bagian dari strategi pengurangan emisi.
Misalnya:
Sampah organik
↓
Komposting
atau
Budidaya maggot
atau
Anaerobic digestion
Daripada sampah organik dibiarkan membusuk tanpa pengelolaan yang baik, pengolahannya dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus berpotensi mengurangi emisi.
Tetapi perlu dibedakan:
Pengelolaan sampah pada umumnya lebih tepat dilihat sebagai emission reduction, kecuali terdapat mekanisme penghilangan dan penyimpanan karbon yang memenuhi definisi serta metodologi Carbon Removal.
Ini penting agar kita tidak mencampuradukkan:
Emission Reduction
dengan
Carbon Removal.
13. Biochar dan Carbon Negative
Biochar merupakan salah satu teknologi yang menarik karena berada di antara:
pertanian
limbah biomassa
carbon removal
dan
ekonomi sirkular.
Misalnya:
Limbah pertanian
↓
Pyrolysis
↓
Biochar
↓
Aplikasi ke tanah
Sebagian karbon biomassa dapat disimpan dalam bentuk yang lebih stabil.
Jika proyek memenuhi persyaratan metodologi Carbon Removal yang relevan, karbon yang tersimpan tersebut dapat dihitung sebagai bagian dari removal.
Karena itu biochar memiliki potensi untuk menjadi salah satu komponen:
Carbon Negative Agriculture
14. Carbon Negative Tidak Sama dengan Membeli Banyak Carbon Credit
Ini juga harus diperjelas.
Misalnya perusahaan menghasilkan:
100.000 tCO₂e
Kemudian membeli:
150.000 Carbon Credit
Secara matematis terlihat:
100.000 − 150.000 = −50.000
Tetapi apakah otomatis perusahaan tersebut Carbon Negative?
Tidak.
Karena kita perlu mengetahui:
Jadi:
15. Carbon Removal vs Emission Reduction
Emission Reduction
Mengurangi emisi yang seharusnya terjadi.
Contoh:
PLTS menggantikan listrik berbasis fosil
↓
emisi berkurang.
Carbon Removal
Mengambil CO₂ dari atmosfer.
Contoh:
CO₂ atmosfer → biomassa → penyimpanan karbon
atau:
CO₂ atmosfer → Direct Air Capture → penyimpanan
Keduanya berbeda.
Karena itu:
16. Apakah Carbon Negative Lebih Baik daripada Net Zero?
Secara konseptual:
Ya, dalam arti bahwa net removal lebih besar daripada emisi.
Tetapi ada satu catatan penting.Kita tidak ingin dunia mencapai Carbon Negative dengan cara:
Yang kita inginkan adalah:
Jadi tujuan utamanya bukan:
"Bagaimana membuat angka menjadi negatif?"
melainkan:
"Bagaimana mengurangi emisi dan meningkatkan penghilangan karbon secara nyata?"
17. Prinsip "Reduce First, Remove More"
Secara prinsip ini menjadi salah satu tujuan utama:
REDUCE FIRST
Kurangi emisi sebanyak mungkin.
↓
REMOVE WHAT REMAINS
Hilangkan emisi residual dengan Carbon Removal yang kredibel.
↓
REMOVE MORE
Jika ingin mencapai kondisi net negative, tingkatkan removal secara bertanggung jawab.
↓
CARBON NEGATIVE
Ini lebih sehat daripada pendekatan:
18. Carbon Negative dalam Skala Indonesia
Konsep Carbon Negative juga dapat diterapkan pada berbagai skala.
Individu
Carbon Negative Person
Rumah
Carbon Negative Home
Desa
Carbon Negative Village
KotaCarbon Negative City
Perusahaan
Carbon Negative Company
Produk
Carbon Negative Product
Negara
Net Negative Emissions
Namun semakin besar skala klaim, semakin penting:
boundary
data
MRV
methodology
additionality
permanence
verification
dan
transparency.
19. Carbon Negative Village
Ini bisa menjadi salah satu gagasan yang menarik untuk dikembangkan.
Bayangkan sebuah desa memiliki sistem:
Dengan pendekatan tersebut, Carbon Credit tidak menjadi tujuan tunggal.
Carbon Credit menjadi:
20. Apa yang Harus Dibuktikan?
Jika sebuah organisasi ingin menyatakan dirinya Carbon Negative, maka pertanyaan yang harus dapat dijawab antara lain:
1. Berapa total emisinya?
tCO₂e
2. Apa batas perhitungannya?
Organization / Product / Project / Village
3. Berapa emisi yang telah dikurangi?
Emission Reduction
4. Berapa Carbon Removal?
tCO₂e removed
5. Bagaimana removal dihitung?
Methodology
6. Berapa lama karbon disimpan?
Permanence / Durability
7. Apakah removal benar-benar additional?
Additionality
8. Bagaimana diverifikasi?
MRV
9. Bagaimana klaimnya dibuat?
Claim & Disclosure
Semakin transparan jawabannya, semakin kredibel klaimnya.
21. Kesimpulan
Carbon Negative secara sederhana menggambarkan kondisi ketika:
Carbon Removal > Emissions
atau:
Net Emissions < 0
Tetapi Carbon Negative bukan berarti:
Konsep yang lebih bertanggung jawab adalah:
Measure
↓
Reduce
↓
Decarbonize
↓
Remove
↓
Remove More Than You Emit
↓
Carbon Negative
Dan yang paling penting:
Carbon Negative
Secara konseptual, kondisi ketika Carbon Removal lebih besar daripada emisi yang dihasilkan dalam batas dan periode tertentu.
Net Negative Emissions
Kondisi ketika penghilangan emisi lebih besar daripada emisi yang dilepaskan.
Carbon Removal
Penghilangan CO₂ dari atmosfer dan penyimpanannya dalam reservoir tertentu.
Residual Emissions
Emisi yang masih tersisa setelah upaya pengurangan dilakukan.
Carbon Stock
Jumlah karbon yang tersimpan dalam suatu reservoir pada waktu tertentu.
Permanence / Durability
Lamanya karbon dapat tetap tersimpan.
Additionality
Prinsip bahwa manfaat mitigasi terjadi sebagai akibat dari intervensi proyek dan tidak akan terjadi dengan cara yang sama tanpa proyek tersebut.
Net Removal
Jumlah Carbon Removal yang melebihi emisi dalam batas dan periode yang dihitung.
